CALIFORNIA - Sebuah mitos naskah kuno bangsa Suku Maya menyebutkan dunia akan berakhir pada 21 Desember 2012. Namun, teori itu dibantah oleh seorang ilmuwan yang menyebutkan, terdapat salah persepsi di naskah tersebut, yang ujungnya kiamat bukan terjadi di 2012.
Teori bantahan itu sendiri muncul dalam sebuah buku yang berjudul "Calendars and Years II: Astronomy and Time in the Ancient and Medieval World". Dalam buku tersebut disebutkan, akibat salah menafsirkan naskah Suku Maya, seharusnya 2012 bukan waktunya kiamat, tapi mundur 50 sampai 60 tahun setelahnya.
Salah satu tim peneliti profesor Gerardo Aldana dari dari University of California menyebutkan, adanya kesalahan korelasi data dan fakta. Katanya, Konstanta GMT seharusnya menafsirkan kata 'Chak Ek' sebagai 'Meteor', dan bukannya 'Venus'. Konstanta GMT sendiri merupakan teori yang menyebutkan adanya kiamat pada 21 Desember 2012. GMT sendiri diambil dari nama belakang para penafsir tersebut Joseph Goodman, Juan Martinez-Hernandez, dan J. Eric S. Thompson.
"Tabel Venus tidak dapat digunakan untuk membuktikan kalau kiamat terjadi di tahun 2012 karena tidak ada penerimaan yang tergantung pada keandalan data yang menguatkan," katanya, seperti dilansir Live Science, Kamis (21/10/2010).
Data historis, katanya, kurang dapat diandalkan dibandingkan dengan tabel itu sendiri sehingga argumen untuk GMT konstan yang menafsirkan bumi akan 'jatuh seperti tumpukan kartu' itu diragukan kebenarannya.
Namun demikian Aldana sendiri mengaku tidak memiliki jawaban pasti, seperti apa konversi kalender yang sebenarnya. Ia pun lebih memilih untuk fokus pada kemungkinan kesalahan pada interpretasi tersebut. Yang jelas, Aldana yakin 2012 bukan waktu kiamat seperti yang disebutkan Suku Maya.(okezone.com)
Indonesian Earth News
SAVE OUR EARTH
Minggu, 07 November 2010
Halo di Langit, Gempa di Bumi
JAKARTA- Kepala Seksi Gempa Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Suharjono menyangkal fenomena halo merupakan pertanda akan datanganya lindu di bumi.
Halo matahari adalah lingkaran pelangi yang mengelilingi matahari. Fenomena alam ini terjadi di Padang, Sumatera Barat, kemarin. Mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB, matahari di atas Padang terlihat dikelilingi pelangi bebentuk cincin warna-warni.
Warga Padang pun kaget dengan fenomena alam ini dan menghubung-hubungkannya dengan pertanda akan datangnya gempa bumi. “Halo itu fenomena alam di atmosfer. Sementara gempa terjadi di bumi. Jadi tidak ada hubungannya,” terang Suharjono kepada okezone di Jakarta, Jumat (22/10/2010).
Menurut situs staf Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Padang, halo matahari adalah lingkaran pelangi yang mengelilingi matahari. Halo bisa terjadi jika cuaca mendung atau awan hitam yang berisi air mengelilingi matahari. Maka terjadilah pelangi.
“Itu (halo pertanda akan terjadi gempa) hanya isu saja. Hingga kini para ahli belum mampu memberikan petunjuk tentang tanda-tanda akan terjadi gempa,” tandasnya.
Lebih lanjut Suharjono mengimbau masyarakat agar tidak mudah termakan dengan isu murahan perihal prediksi akan terjadi gempa. Pasalnya hingga kini belum ada keilmuan dan teknologi yang bisa mendeteksi akan terjadinya gempa.(okezone.com)
Halo matahari adalah lingkaran pelangi yang mengelilingi matahari. Fenomena alam ini terjadi di Padang, Sumatera Barat, kemarin. Mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB, matahari di atas Padang terlihat dikelilingi pelangi bebentuk cincin warna-warni.
Warga Padang pun kaget dengan fenomena alam ini dan menghubung-hubungkannya dengan pertanda akan datangnya gempa bumi. “Halo itu fenomena alam di atmosfer. Sementara gempa terjadi di bumi. Jadi tidak ada hubungannya,” terang Suharjono kepada okezone di Jakarta, Jumat (22/10/2010).
Menurut situs staf Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Padang, halo matahari adalah lingkaran pelangi yang mengelilingi matahari. Halo bisa terjadi jika cuaca mendung atau awan hitam yang berisi air mengelilingi matahari. Maka terjadilah pelangi.
“Itu (halo pertanda akan terjadi gempa) hanya isu saja. Hingga kini para ahli belum mampu memberikan petunjuk tentang tanda-tanda akan terjadi gempa,” tandasnya.
Lebih lanjut Suharjono mengimbau masyarakat agar tidak mudah termakan dengan isu murahan perihal prediksi akan terjadi gempa. Pasalnya hingga kini belum ada keilmuan dan teknologi yang bisa mendeteksi akan terjadinya gempa.(okezone.com)
Sabtu, 06 November 2010
Ditemukan Planet yang Paling Mirip dengan Bumi
LONDON - Para ilmuwan mengklaim bahwa mereka menemukan sebuah planet baru yang paling mirip dengan Bumi dan bisa untuk ditinggali.
Sebuah tim dari para pemburu planet telah mengumumkan penemuan dari Gliese 581g, sebuah planet berukuran seperti Bumi yang mengorbit pada bintang terdekat. Jarak antara planet tersebut dengan bintangnya tersebut berada di zona yang aman, dimana air mungkin ada di permukaan planet tersebut. Demikian seperti yang dikutip darI Telegraph, Kamis (30/9/2010).
"Penemuan kami ini memperlihatkan sebuah planet yang berpotensi untuk ditinggali," ujar Profesor Steven Vogt dari University of California. "Faktanya bahwa kita bisa untuk mendeteksi planet ini dengan cepat dan bisa saja planet seperti ini ada banyak di alam semesta ini," tambahnya.
Sudah dikonfirmasi, bahwa planet ini mirip dengan bumi dan memiliki potensi kuat untuk ditinggali. Penemuan ini bisa saja menjadi pemicu untuk menemukan ke depannya planet-planet sejenis. Penemuan ini berdasarkan pada 11 tahun penelitian di W.M Keck Observatory di Hawaii.
"Teknik tambahan yang dikombinasikan dengan teleskop terus melanjutkan penyelidikan atas exoplanet," ujar Prof Vogt dan Paul Butler dari Carnegie Institution di Washington, yang mana penemuan mereka tersebut diterbitkan di Astrophysical Journal.
Di Astrophysical Journal dituliskan penemuan dua planet baru di sekitar bintang Gliese 581. Yang paling menarik dari dua planet baru adalah Gliese 581g, dengan massa tiga sampai empat kali lebih besar dari Bumi dan waktu orbit di bawah 37 hari.
Massa dari planet tersebut mengindikasikan bahwa Gliese 581 mungkin adalah sebuah planet berbatu dengan permukaan yang kasar dan memiliki gravitasi, menurut Profesor Vogt. Planet Gliese 581g berlokasi di konstelasi rasi bintang Libra dengan jarak 20 tahun cahaya dari Bumi.(okezone.com)
Sebuah tim dari para pemburu planet telah mengumumkan penemuan dari Gliese 581g, sebuah planet berukuran seperti Bumi yang mengorbit pada bintang terdekat. Jarak antara planet tersebut dengan bintangnya tersebut berada di zona yang aman, dimana air mungkin ada di permukaan planet tersebut. Demikian seperti yang dikutip darI Telegraph, Kamis (30/9/2010).
"Penemuan kami ini memperlihatkan sebuah planet yang berpotensi untuk ditinggali," ujar Profesor Steven Vogt dari University of California. "Faktanya bahwa kita bisa untuk mendeteksi planet ini dengan cepat dan bisa saja planet seperti ini ada banyak di alam semesta ini," tambahnya.
Sudah dikonfirmasi, bahwa planet ini mirip dengan bumi dan memiliki potensi kuat untuk ditinggali. Penemuan ini bisa saja menjadi pemicu untuk menemukan ke depannya planet-planet sejenis. Penemuan ini berdasarkan pada 11 tahun penelitian di W.M Keck Observatory di Hawaii.
"Teknik tambahan yang dikombinasikan dengan teleskop terus melanjutkan penyelidikan atas exoplanet," ujar Prof Vogt dan Paul Butler dari Carnegie Institution di Washington, yang mana penemuan mereka tersebut diterbitkan di Astrophysical Journal.
Di Astrophysical Journal dituliskan penemuan dua planet baru di sekitar bintang Gliese 581. Yang paling menarik dari dua planet baru adalah Gliese 581g, dengan massa tiga sampai empat kali lebih besar dari Bumi dan waktu orbit di bawah 37 hari.
Massa dari planet tersebut mengindikasikan bahwa Gliese 581 mungkin adalah sebuah planet berbatu dengan permukaan yang kasar dan memiliki gravitasi, menurut Profesor Vogt. Planet Gliese 581g berlokasi di konstelasi rasi bintang Libra dengan jarak 20 tahun cahaya dari Bumi.(okezone.com)
Sabtu, 14 Agustus 2010
NASA Kembangkan Alat Pedeteksi Tsunami Berbasis GPS
WASHINGTON - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berhasil menciptakan purwarupa alat pedeteksi Tsunami secara berbasis GPS.
Menurut salah satu pejabat NASA Tony Song alat pedeteksi yang disebut dengan Jet Propulsion Laboratory menggunakan data real-time dari NASA Global Diferensial GPS (GDGPS).
Uji coba telah dilakukan, salah satu kesuksesannya adalah kemampuan memprediksi dampak dari gempa besar 8,8 di Chile.
Alat ini mengkombinasikan data real-time global dan regional dari ratusan situs GPS dan estimasi posisi mereka setiap detik. Hal ini dapat mendeteksi gerakan tanah sekecil apapun hingga ke sentimeter.
"Tes berhasil menunjukkan bahwa sistem GPS secara efektif dapat digunakan untuk memprediksi ukuran tsunami," kata Song, seperti yang dilansir TG Daily, Rabu (16/6/2010).
"Ini bisa memungkinkan lembaga yang bertanggung jawab untuk mengeluarkan peringatan yang lebih baik yang dapat menyelamatkan nyawa dan mengurangi alarm palsu yang tidak perlu dapat mengganggu kehidupan warga di pesisir pantai," tambahnya.
Model tsunami sebelumnya menganggap kekuatan tsunami ditentukan oleh berapa banyak dasar laut tersebut dipindahkan secara vertikal, tetapi teori Song mengatakan gerakan horisontal dari lereng benua faulting juga berkontribusi untuk mengukur kekuatan tsunami dengan mentransfer energi kinetik ke laut.(okezone.com)
Menurut salah satu pejabat NASA Tony Song alat pedeteksi yang disebut dengan Jet Propulsion Laboratory menggunakan data real-time dari NASA Global Diferensial GPS (GDGPS).
Uji coba telah dilakukan, salah satu kesuksesannya adalah kemampuan memprediksi dampak dari gempa besar 8,8 di Chile.
Alat ini mengkombinasikan data real-time global dan regional dari ratusan situs GPS dan estimasi posisi mereka setiap detik. Hal ini dapat mendeteksi gerakan tanah sekecil apapun hingga ke sentimeter.
"Tes berhasil menunjukkan bahwa sistem GPS secara efektif dapat digunakan untuk memprediksi ukuran tsunami," kata Song, seperti yang dilansir TG Daily, Rabu (16/6/2010).
"Ini bisa memungkinkan lembaga yang bertanggung jawab untuk mengeluarkan peringatan yang lebih baik yang dapat menyelamatkan nyawa dan mengurangi alarm palsu yang tidak perlu dapat mengganggu kehidupan warga di pesisir pantai," tambahnya.
Model tsunami sebelumnya menganggap kekuatan tsunami ditentukan oleh berapa banyak dasar laut tersebut dipindahkan secara vertikal, tetapi teori Song mengatakan gerakan horisontal dari lereng benua faulting juga berkontribusi untuk mengukur kekuatan tsunami dengan mentransfer energi kinetik ke laut.(okezone.com)
Usia Bumi Lebih Muda 70 Juta Tahun
LONDON - Usia bumi ternyata lebih muda 70 juta tahun dari yang pernah diperkirakan. Sebelumnya bumi diyakini berumur 4,537 miliar tahun.
Hasil penelitian yang disampaikan ilmuwan dari Cambridge University, Inggris, ini tentu mengejutkan. Kalau disesuaikan dengan pengetahuan yang diperoleh dari sekolah, tahun ini bumi menginjak usia 4,5 miliar.
Dr John Rudge, ilmuwan dari Cambridge University, menyatakan, waktu di mana bumi 'hiatus' atau seumpama ruang kosong berlangsung hampir 30 juta tahun. Ilmuwan percaya, ketika masa 'hiatus' berakhir di bumi, bersama itu pula bulan mulai terbentuk.
"Dan bumi membutuhkan waktu sekurang-kurangnya 100 juta tahun untuk menyempurnakan bentuknya," papar Rudge. Jadi, kata Rudge, kalau diukur dengan waktu sekarang, maka usia bumi baru 4,467 miliar tahun.
"Bukan 4,537 miliar tahun, seperti yang kita pikirkan," tandasnya.
Bumi, seperti diterangkan Rudge, pernah mengalami tubrukan dengan partikel lain yang berada dalam formasi semesta.
"Tubrukan menyebabkan sebagian planet meleleh. Partikelnya kemudian berpencar mendekati pusat bumi," katanya lagi.
Hasil penelitian yang disampaikan ilmuwan dari Cambridge University, Inggris, ini tentu mengejutkan. Kalau disesuaikan dengan pengetahuan yang diperoleh dari sekolah, tahun ini bumi menginjak usia 4,5 miliar.
Dr John Rudge, ilmuwan dari Cambridge University, menyatakan, waktu di mana bumi 'hiatus' atau seumpama ruang kosong berlangsung hampir 30 juta tahun. Ilmuwan percaya, ketika masa 'hiatus' berakhir di bumi, bersama itu pula bulan mulai terbentuk.
"Dan bumi membutuhkan waktu sekurang-kurangnya 100 juta tahun untuk menyempurnakan bentuknya," papar Rudge. Jadi, kata Rudge, kalau diukur dengan waktu sekarang, maka usia bumi baru 4,467 miliar tahun.
"Bukan 4,537 miliar tahun, seperti yang kita pikirkan," tandasnya.
Bumi, seperti diterangkan Rudge, pernah mengalami tubrukan dengan partikel lain yang berada dalam formasi semesta.
"Tubrukan menyebabkan sebagian planet meleleh. Partikelnya kemudian berpencar mendekati pusat bumi," katanya lagi.
NASA Bakal Kunjungi Asteroid 'Penghancur Bumi'
CALIFORNIA - Badan luar angkasa AS berencana untuk 'mengunjungi' sebuah asteroid yang diprediksi berpotensi menabrak bumi.
Asteroid yang bernama RQ36 diramalkan akan menabrak bumi tahun 2182. Para ilmuwan sudah mengamati asteroid ini sejak tahun 2007, berencana untuk mengunjungi asteroid tersebut dan mengambil sampelnya untuk dijadikan penelitian guna mencari cara menghindari dampak tubrukan tersebut.
"Asteroid tersebut bisa dengan mudah menabrak planet kita," kata Michael Drake, Direktur Lunar and Planetary Laboratory dari University of Arizona, seperti dikutip melalui National Geographic News, Rabu (11/8/2010).
Misi untuk mengunjungi asteroid tersebut bernama OSIRIS-Rex (Origins Spectral Interpretation Resource Identification Security Regolith Explorer) yang akan diluncurkan pada tahun 2016, dengan tujuan untuk memetakan dan mengambil sampel dari asteroid tersebut. Misi OSIRIS-Rex ingin mengunjungi RQ36 karena asteroid tersebut mengandung materi yang belum berubah sejak awal tata surya tercipta.
RQ36 mengorbit di antara 133 juta dan 203 juta kilometer dari matahari. Asteroid tersebut akan melewati sekira 450.000 kilometer dari orbit Bumi. Sebagai hasilnya, NASA secara resmi mengklasifikasi RQ36 sebagai 'asteroid yang berpotensi membahayakan bumi'. Prediksi tersebut menghasilkan kemungkinan 1.000:1 jika asteroid tersebut di tahun 2182 bisa menghantam bumi.
"Apabila asteroid itu menabrak bumi, dampaknya seperti seratus bom nuklir terbesar yang diledakkan secara bersamaan. Dengan ledakan yang bisa mencapai 10 kilometer. Tapi bagaimanapun, sampai sekarang para ilmuwan juga belum yakin betul jalur orbit dari asteroid RQ36," ujarnya.
Misi OSIRIS-Rex rencananya akan kembali ke Bumi pada tahun 2023 dengan membawa contoh batu dari asteroid RQ36.(okezone.com)
20 Cara Tepat Selamatkan Bumi ala Hero
BELAKANGAN, isu global warming alias pemanasan global ramai terdengar. Sudah selayaknya seluruh manusia mengubah kebiasaan buruk untuk menyelamatkan bumi. Dengan mengurangi pencemaran dan polusi, kita bisa mendapatkan bumi yang hijau.
Cara lain menyelamatkan bumi bisa dilakukan dengan mengubah kebiasaan dalam merawat kesehatan dan kecantikan. Mungkin cara ini sepele menurut Anda, tapi nyatanya berdampak positif bagi hijaunya planet ketiga dalam susunan tata surya ini. Ingin tahu cara lain untuk menghijaukan bumi? Berikut, Hero berbagi tip 20 langkah tepat dalam upaya menyelamatkan planet bumi.
Using your green bag
Mungkin selama ini Anda terbiasa membungkus barang dengan kantong plastik. Tahukah Anda, sampah plastik akan lama terurai? Nah, dalam rangka menyelamatkan bumi, Anda bisa memulainya dengan menggunakan kantong plastik green bag. Anda bisa mendapatkan kantong plastikbiodegradable yang dapat hancur dalam waktu dua tahun di Guardian.
Saving your water
Penggunaan air sangat berpengaruh dalam upaya penyelamatan bumi. Hindarilah pemborosan air dan mulailah menggunakan leave on conditioner yang tidak perlu dibilas. Dijamin, selain rambut sehat, Anda pun telah menyelamatkan keberadaan air bersih di muka bumi.
Recycling your waste
Bagi Anda yang gemar bersolek, Anda pun bisa ikut menyelamatkan bumi. Caranya cukup mudah, yakni isi lagi bedak refill Anda dan tidak perlu membuang cashing-nya. Meski hanya hal kecil yang Anda lakukan, nyatanya Anda telah berpatisipasi dalam aksi go green.
Saving the electrical
Mulailah mengehemat pemakaian listrik sejak dini, pagi hari matikan lampu, bukalah jendela, dan gunakan penerangan alami dari sinar matahari.
Saving the ozone
Saat menggunakan wewangian, ada baiknya Anda menggunakan parfum atau hairspray jenis non-aerosol agar tidak semakin merusak bumi.
Taking your medicine properly
Untuk tidak semakin mencemari bumi, sebagai pasien yang baik, habiskan obat sesuai petunjuk dokter. Karena ketidakpatuhan pasien dapat menyebabkan semakin banyak obat terbuang dan mengotori bumi.
Using your recycle equipment
Loofah atau sisir non-plastik adalah produk yang bersahabat dengan bumi. Jadi, mulailah menggunakan sisir ini untuk merapikan rambut.
Separating garbage (organic and non-organic)
Memisahakan sampah organik dengan yang non-organik juga perlu Anda lakukan. Contoh bahan organic adalah kapas bekas untuk membersihkan make up setiap malam sedangkan contoh sampah non-organik adalah botol kosong bekas toner. Kedua jenis sampah tersebut harus dipisahkan.
Biking to work
Mengurangi polusi udara yang semakin menjadi, Anda melakukan langkah tepat dengan bersepeda menuju kantor, yang kini memang sedang tren. Pastinya, bumi akan lebih sehat.
Thinking before doing
Di sisi lain, hemat waktu dan biaya bisa Anda lakukan dengan mencatat apa saja yang ingin Anda bicarakan sebelum berbicara lewat telepon.
Burn your fat
Olahraga secara teratur akan sangat menyehatkan raga. Karenananya, lebih baik mencegah penyakit dengan berolahraga daripada mengobatinya yang tentu menghabiskan biaya lebih besar.
Planning tree
Wujud nyata menggaungkan aksi go green di lingkungan kerja bisa Anda lakukan dengan memelihara tanaman hijau.
Saving paper
Boks bekas kemasan kosmetik masih bisa dipakai untuk menyimpan cotton bud di tas atau uang receh sisa belanja. Oleh karena itu, jangan buang barang yang kira-kira masih bisa dipakai kembali.
Using non animal testing product
Dengan tidak membeli produk dari perusahaan yang melakukan animal testing, kita ikut berpartisipasi mengurangi penderitaan para satwa. Sebab, binatang juga harus dilindungi.
Using public transportation or car with 3 passenger
Daripada tiga mobil macet tiga jam, lebih baik naik mobil bertiga saja. Dengan mengikuti panduan ini, Anda termasuk pengendara yang taat mengikuti peraturan lalu lintas, contohnya tentang jalur 3 in 1.
Eating smart
Makan teratur dengan menu sehat bisa membuat tubuh bugar dan bebas dari berbagai kuman penyakit.
Using non-detergen soap
Busa banyak belum tentu lebih bersih. Detergen akan membuat air tanah menjadi basa. Oleh sebab itu, gunakanlah sabun detergen yang tepat.
Managing your time
Jangan menunda pekerjaan karena waktu berjalan terus, dan bumi terus berputar. Pergunakan waktu dengan tepat karena dengan demikian tak ada lagi pekerjaan yang tertunda.
Atur jarak kelahiran
Banyak anak belum tentu banyak rejeki. Pikirkan kesejahteraan anak dengan mengikuti keluarga berencana yang digaungkan pemerintah.
Educate your friend and family
Berbagi ilmu pengetahuan tentang menyelamatkan dunia, mengapa tidak? Ajaklah teman-teman dan keluarga Anda untuk menyelamatkan bumi sekarang juga. Karena kalau bukan kita yang menyelamatkan bumi, siapa lagi?(oke zone.com)
Cara lain menyelamatkan bumi bisa dilakukan dengan mengubah kebiasaan dalam merawat kesehatan dan kecantikan. Mungkin cara ini sepele menurut Anda, tapi nyatanya berdampak positif bagi hijaunya planet ketiga dalam susunan tata surya ini. Ingin tahu cara lain untuk menghijaukan bumi? Berikut, Hero berbagi tip 20 langkah tepat dalam upaya menyelamatkan planet bumi.
Using your green bag
Mungkin selama ini Anda terbiasa membungkus barang dengan kantong plastik. Tahukah Anda, sampah plastik akan lama terurai? Nah, dalam rangka menyelamatkan bumi, Anda bisa memulainya dengan menggunakan kantong plastik green bag. Anda bisa mendapatkan kantong plastikbiodegradable yang dapat hancur dalam waktu dua tahun di Guardian.
Saving your water
Penggunaan air sangat berpengaruh dalam upaya penyelamatan bumi. Hindarilah pemborosan air dan mulailah menggunakan leave on conditioner yang tidak perlu dibilas. Dijamin, selain rambut sehat, Anda pun telah menyelamatkan keberadaan air bersih di muka bumi.
Recycling your waste
Bagi Anda yang gemar bersolek, Anda pun bisa ikut menyelamatkan bumi. Caranya cukup mudah, yakni isi lagi bedak refill Anda dan tidak perlu membuang cashing-nya. Meski hanya hal kecil yang Anda lakukan, nyatanya Anda telah berpatisipasi dalam aksi go green.
Saving the electrical
Mulailah mengehemat pemakaian listrik sejak dini, pagi hari matikan lampu, bukalah jendela, dan gunakan penerangan alami dari sinar matahari.
Saving the ozone
Saat menggunakan wewangian, ada baiknya Anda menggunakan parfum atau hairspray jenis non-aerosol agar tidak semakin merusak bumi.
Taking your medicine properly
Untuk tidak semakin mencemari bumi, sebagai pasien yang baik, habiskan obat sesuai petunjuk dokter. Karena ketidakpatuhan pasien dapat menyebabkan semakin banyak obat terbuang dan mengotori bumi.
Using your recycle equipment
Loofah atau sisir non-plastik adalah produk yang bersahabat dengan bumi. Jadi, mulailah menggunakan sisir ini untuk merapikan rambut.
Separating garbage (organic and non-organic)
Memisahakan sampah organik dengan yang non-organik juga perlu Anda lakukan. Contoh bahan organic adalah kapas bekas untuk membersihkan make up setiap malam sedangkan contoh sampah non-organik adalah botol kosong bekas toner. Kedua jenis sampah tersebut harus dipisahkan.
Biking to work
Mengurangi polusi udara yang semakin menjadi, Anda melakukan langkah tepat dengan bersepeda menuju kantor, yang kini memang sedang tren. Pastinya, bumi akan lebih sehat.
Thinking before doing
Di sisi lain, hemat waktu dan biaya bisa Anda lakukan dengan mencatat apa saja yang ingin Anda bicarakan sebelum berbicara lewat telepon.
Burn your fat
Olahraga secara teratur akan sangat menyehatkan raga. Karenananya, lebih baik mencegah penyakit dengan berolahraga daripada mengobatinya yang tentu menghabiskan biaya lebih besar.
Planning tree
Wujud nyata menggaungkan aksi go green di lingkungan kerja bisa Anda lakukan dengan memelihara tanaman hijau.
Saving paper
Boks bekas kemasan kosmetik masih bisa dipakai untuk menyimpan cotton bud di tas atau uang receh sisa belanja. Oleh karena itu, jangan buang barang yang kira-kira masih bisa dipakai kembali.
Using non animal testing product
Dengan tidak membeli produk dari perusahaan yang melakukan animal testing, kita ikut berpartisipasi mengurangi penderitaan para satwa. Sebab, binatang juga harus dilindungi.
Using public transportation or car with 3 passenger
Daripada tiga mobil macet tiga jam, lebih baik naik mobil bertiga saja. Dengan mengikuti panduan ini, Anda termasuk pengendara yang taat mengikuti peraturan lalu lintas, contohnya tentang jalur 3 in 1.
Eating smart
Makan teratur dengan menu sehat bisa membuat tubuh bugar dan bebas dari berbagai kuman penyakit.
Using non-detergen soap
Busa banyak belum tentu lebih bersih. Detergen akan membuat air tanah menjadi basa. Oleh sebab itu, gunakanlah sabun detergen yang tepat.
Managing your time
Jangan menunda pekerjaan karena waktu berjalan terus, dan bumi terus berputar. Pergunakan waktu dengan tepat karena dengan demikian tak ada lagi pekerjaan yang tertunda.
Atur jarak kelahiran
Banyak anak belum tentu banyak rejeki. Pikirkan kesejahteraan anak dengan mengikuti keluarga berencana yang digaungkan pemerintah.
Educate your friend and family
Berbagi ilmu pengetahuan tentang menyelamatkan dunia, mengapa tidak? Ajaklah teman-teman dan keluarga Anda untuk menyelamatkan bumi sekarang juga. Karena kalau bukan kita yang menyelamatkan bumi, siapa lagi?(oke zone.com)
Jumat, 01 Januari 2010
Rusia Bakal Kirim Monyet ke Luar Angkasa
Tidak hanya manusia yang bisa menjadi astronot. Seekor monyet pun bisa diberikan tugas untuk menjalankan sebuah misi ke luar angkasa.
Seekor monyet tersebut akan dikirim untuk menjalankan misi ke Mars yang diberikan oleh badan antariksa Rusia dan Eropa. Rencananya di Mars monyet itu bersama robot akan tinggal selama 520 hari. Selama di sana, robot akan mengurusi dan mengawasi monyet yang belum diketahui namanya itu.
"Rusia sebelumnya sukses mengirim monyet ke orbit luar angkasa pada 1983. Kami memang merencanakan akan kembali ke ruang angkasa," jelas Direktur Institut Terapi dan Patologi Eksperimental di Georgia Zurab Mikvabia, seperti yang disitat dari Science News, Kamis (24/12/2009).
Agar bisa berjalan dengan mulus, Institut ini sedang melakukan pembicaraan dengan Akademi Kosmonautika Rusia untuk menyiapkan monyet yang bisa mengikuti misi. Karena sebelumnya sejumlah simulasi telahg disiapkan.
"Perjalanan mengarungi beberapa orbit membutuhkan waktu yang panjang. Sebelum manusia melakukannya, kami akan coba pada monyet itu," tandasnya.
Seekor monyet tersebut akan dikirim untuk menjalankan misi ke Mars yang diberikan oleh badan antariksa Rusia dan Eropa. Rencananya di Mars monyet itu bersama robot akan tinggal selama 520 hari. Selama di sana, robot akan mengurusi dan mengawasi monyet yang belum diketahui namanya itu.
"Rusia sebelumnya sukses mengirim monyet ke orbit luar angkasa pada 1983. Kami memang merencanakan akan kembali ke ruang angkasa," jelas Direktur Institut Terapi dan Patologi Eksperimental di Georgia Zurab Mikvabia, seperti yang disitat dari Science News, Kamis (24/12/2009).
Agar bisa berjalan dengan mulus, Institut ini sedang melakukan pembicaraan dengan Akademi Kosmonautika Rusia untuk menyiapkan monyet yang bisa mengikuti misi. Karena sebelumnya sejumlah simulasi telahg disiapkan.
"Perjalanan mengarungi beberapa orbit membutuhkan waktu yang panjang. Sebelum manusia melakukannya, kami akan coba pada monyet itu," tandasnya.
Kamis, 17 Desember 2009
Indonesia Harus Fokus Selamatkan Hutan
BALIKPAPAN - Pemerintah Indonesia harus focus dan terukur dalam melakukan upaya antisipasi pemanasan global dan perubahan iklim.
Demikian kata Sarwono dalam seminar Nasional tentang Inisiatif Daerah dalam mengantisipasi pemanasan global dan mitigasi perubahan iklim yang digelar di Balikpapan.
Acara ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur dan perwakilan Gubernur Se-Kalimantan dan DKI Jakarta serta Provinsi Aceh, di Hotel Novotel Balikpapan, Selasa (1/12/2009).
Menurut Pengamat Lingkungan yang juga mantan Meneg LH Sarwono Kusumatmadja, posisi tawar Indonesia dalam kancah Internasional mememiliki posisi yang kuat mengingat Hutan Indonesia menjadi salah satu paru-paru dunia setelah Brazil dan Kongo.
Untuk itu Indonesa menurut Sarwono dalam konferensi lingkungan di Denmark, harus bisa berperan central dan aktif dengan menawarkan program-program nyata kepada negara-negara maju dalam penyelamatan global di bidang kehutanan.
"Kita bisa menjadi central dalam konferensi lingkungan di Copenhagen Denmark pada Desember ini. Karena itu program penyelamatan hutan kita harus permanent, terukur, jika kita inginkan mendapat Redd (semacam bantuan pendanaan)," ungkapnya.
Demikian kata Sarwono dalam seminar Nasional tentang Inisiatif Daerah dalam mengantisipasi pemanasan global dan mitigasi perubahan iklim yang digelar di Balikpapan.
Acara ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur dan perwakilan Gubernur Se-Kalimantan dan DKI Jakarta serta Provinsi Aceh, di Hotel Novotel Balikpapan, Selasa (1/12/2009).
Sarwono berpendapat jika program nyata Indonesia di bidang kehutanan sukses dan diakui, maka upaya lain dalam hal penyelamatan kelautan juga akan menuai positif.
"Tapi ini tidak mudah, harus benar-benar dilakukan secara terukur, permanent, fokus, dan menghindari kebocoran dari penyelamatan hutan kita," tandasnya.
Sarwonopun mendukung sikap pemerintah Aceh yang sejak tahun 2006 hingga kini melakukan moratorium logging di seluruh tanah Aceh.
Rencananya hasil seminar Nasional ini akan diberikan kepada Meneg LH untuk dijadikan bahan masukan bagi Presiden dalam konfrensi lingkungan di Copenhagen, Denmark, pertengahan Desember yang rencananya dihadiri kepala negara-negara maju dan berkembang.
Rabu, 16 Desember 2009
Ilmuwan Segera Ungkap Planet Mirip Bumi
LOS ANGLES - Keinginan para ilmuwan untuk menemukan planet lain seperti Bumi mulai dilakukan dengan keinginan mereka untuk meluncur ke luar angkasa menggunakan satelit COROT dari Badan Antariksa Eropa (ESA) dan juga ditambah pesawat dari Badan Antariksa AS (NASA).
Para ilmuwan yang menggunakan wahana canggih itu akan meneliti planet baru yang seukuran bumi. Diharapkan bulan depan akan diumumkan hasil penelitian yang pertama, yang akan mengungkap mengapa planet seperti Jupiter bisa berputar dekat dengan bintangnya. Selain itu, mereka juga mengharapkan, dalam tiga tahun penemuan planet yang mirip Bumi ini akan tuntas dikerjakan.
"Saya melihat ada beberapa hasil riset baik mengenai planet temuan yang akan diumumkan, dan kami siap mengumumkannya kepada publik paling cepat bulan depan," cetus David Latham, salah satu ilmuwan dari di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, seperti yang dikutip Science News, Minggu (13/12/2009).
Selain itu penyelidik utama William Borucki dari Ames Research Center NASA mengharapkan tim sains akan mepresentasikan sekira 30 makalah bulan depan di pertemuan American Astronomical Society di Washington.
Borucki mengatakan beberapa hasil ditolak karena sangat tidak biasa dan dia tidak tahu kapan tim akan siap untuk mengungkap ke publik. Latham mengatakan pengumpulan data selama 45 hari pertama mendapat sekira 200 temuan yang menarik.
Langganan:
Postingan (Atom)








